Breaking News

Pemandangan Langka! Tinggalkan Rutinitas Patroli, Polisi di Puring Kencana Rame-Rame Turun ke Ladang Tanam Jagung



KAPUAS HULU – Ada pemandangan yang tak biasa di Dusun Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana, Kabupaten Kapuas Hulu pada Rabu (15/4/2026) pagi. Sejumlah personel kepolisian dari Polsek Puring Kencana tampak menanggalkan sejenak rutinitas patrolinya untuk turun langsung membaur dengan tanah perkebunan.

Bukan sedang mengejar pelaku kejahatan atau mengusut kasus hukum, anggota korps Bhayangkara ini rupanya tengah asyik bergotong royong bersama seorang petani wanita bernama Nuor Noviana (37). Mereka bahu-membahu melakukan penanaman jagung di lahan seluas satu hektare milik Noviana.

Aksi blusukan ke ladang ini ternyata bukan tanpa alasan. Jajaran Polsek Puring Kencana tengah mengeksekusi misi khusus: mendukung penuh program pemerintah untuk mencapai Swasembada Pangan Nasional di tahun 2026.

Sejak pukul 08.10 WIB, para polisi yang dikoordinir langsung oleh Kanit Provost Aiptu Dedy dan Kanit Sabhara Aiptu Supriyadi ini tampak cekatan membantu menanam benih. Tak ketinggalan, personel lainnya seperti Aiptu Agus Mulyanto, Aipda Yosep, hingga jajaran Bripka pun ikut kotor-kotoran di lahan bertipe monokultur yang terletak di Jalan Lintas Utara tersebut.

Demi mendapatkan hasil panen yang maksimal, bibit yang ditanam pun bukan kaleng-kaleng. Sebanyak 4 kilogram benih jagung varietas unggulan jenis SIMETAL BISI 321 disemai secara telaten oleh aparat dan pemilik lahan dalam kegiatan Penanaman Serentak Kuartal II ini.

Langkah proaktif kepolisian ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kehadiran polisi yang mau memegang cangkul dan benih ini dinilai memberikan suntikan semangat tersendiri bagi para petani lokal di wilayah Kapuas Hulu untuk terus produktif.

Aksi tanam jagung bareng polisi ini berlangsung hangat dan penuh semangat hingga rampung pada pukul 10.45 WIB dengan situasi yang aman dan kondusif.

Melalui sinergi yang membumi antara aparat dan warga sipil seperti ini, target ketahanan pangan nasional di tahun 2026 diyakini bukan sekadar angan-angan, melainkan realita yang perlahan diwujudkan langsung dari desa-desa.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close