Breaking News

Duka di Ujung Said, Polisi Rangkul Keluarga Korban Longsor Bekas Tambang

KAPUAS HULU – Suasana duka menyelimuti Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong, pada Kamis (08/01/2026). Langit mendung seolah turut merasakan kesedihan keluarga EB (54), warga Desa Ujung Jambu yang harus berpulang lebih cepat akibat musibah tak terduga.

EB menghembuskan napas terakhirnya di lokasi bekas galian tambang. Tanah yang dipijak tak lagi bersahabat, longsor menimbun harapan keluarga yang menantinya pulang.

Di tengah suasana haru itu, kehadiran Kapolsek Jongkong, Ipda Birju P. Manurung, S.A.P., membawa sedikit penguatan. Bukan sekadar tugas formal, kedatangan jajaran Polsek Jongkong ke rumah duka menjadi simbol bahwa Polri hadir bukan hanya saat penegakan hukum, tapi juga saat warga sedang rapuh.

"Ini adalah ujian berat. Kami hadir di sini untuk menguatkan keluarga, memastikan mereka tidak merasa sendiri," tutur Ipda Birju dengan nada pelan di hadapan keluarga korban.

Keluarga EB telah mengikhlaskan. Tidak ada tuntutan, tidak ada permintaan visum. Bagi mereka, ini adalah takdir Tuhan. Polisi pun menghormati keputusan itu dengan penuh takzim.

Kini, garis polisi kuning telah terbentang di lokasi kejadian. Sebuah peringatan bisu agar tak ada lagi nyawa yang hilang di tanah yang rawan. Sebuah pesan dari Kepolisian agar warga Jongkong senantiasa menjaga diri demi keluarga tercinta yang menunggu di rumah.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close