Breaking News

Diduga Tak Lagi Terima Setoran, Media Ramai Angkat Isu PETI di Kecamatan Suhaid


Ilustrasi PETI Suhaid


Kapuas Hulu – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu kembali menjadi sorotan sejumlah media yang ada diluar Kab. Kapuas Hulu, Pemberitaan yang ramai dalam beberapa hari terakhir disebut-sebut dipicu oleh persoalan internal antara pengurus yang biasa mengelola aktivitas tersebut dengan pihak media.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, munculnya pemberitaan terkait aktivitas PETI itu diduga bermula setelah beberapa media tidak lagi menerima setoran rutin dari pihak pengurus yang selama ini disebut-sebut mengatur “inkam” atau pemasukan dari para penambang tanpa izin.


“Biasanya ada jatah untuk beberapa pihak, termasuk media tertentu. Tapi belakangan kabarnya tidak lagi diberikan,” ujar salah satu sumber lapangan yang enggan disebut namanya, Kamis (6/11/2025).

Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa informasi mengenai kondisi di lapangan banyak diperoleh dari seseorang yang biasa disapa Ateng, yang dikenal dekat dengan para penambang di wilayah tersebut.

Kondisi ini diduga memicu ketegangan antara pengurus yang selama ini mengelola aktivitas PETI dan pihak-pihak yang merasa kehilangan “jatah” mereka. Akibatnya, pemberitaan terkait penambangan ilegal di Suhaid meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait, baik dari pemerintah kecamatan maupun aparat penegak hukum, mengenai dugaan keterlibatan sejumlah pihak dalam persoalan tersebut.

Pihak APH diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan menindak tegas jika terbukti terjadi praktik ilegal yang merugikan negara maupun masyarakat.

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close