Melalui rilis pers, DPRD Kota Palangka Raya menekan pentingnya menjaga kesucian dan ketenangan bulan Ramadan untuk menjalankan ibadah dengan khusyuk. Balap liar yang tidak hanya berbahaya bagi para pelakunya tetapi juga bagi masyarakat umum dan pengendara lain, dinilai sangat mengganggu dan meresahkan. Kebisingan suara knalpot brong dan aksi ugal-ugalan pada jam-jam istirahat pagi setelah sahur semakin memperburuk situasi.
DPRD menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pemuda dan orang tua, untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar. Masyarakat juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dengan melaporkan kejadian yang mengganggu kekhusyukan ibadah kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui saluran pelaporan resmi. Kerjasama antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat diperlukan untuk menindak tegas para pelaku dan memberikan efek jera.
Langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang lebih intensif di area-area rawan balap liar, seperti Jalan RTA Milono, akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan berlangsung.

0 Komentar