PONTIANAK, lintassorot.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mengambil langkah cepat dan strategis untuk mengendalikan laju inflasi serta menjaga stabilitas daya beli masyarakat selama bulan suci Ramadan. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui gelaran Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan secara masif di berbagai daerah, dengan fokus saat ini meliputi Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Mempawah.
Tingginya tingkat konsumsi masyarakat pada bulan puasa kerap memicu tren lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok) di pasaran. Kehadiran Operasi Pasar Murah ini menjadi solusi langsung dari pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh bahan pangan esensial dengan harga yang jauh lebih terjangkau dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk intervensi langsung dari pemerintah untuk memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap aman, sekaligus menstabilkan harga komoditas yang rentan merangkak naik menjelang Hari Raya Idulfitri," jelas perwakilan Pemprov Kalbar. (Catatan: Anda dapat mengganti bagian ini dengan kutipan langsung dari Pj Gubernur atau Kadis Perindag Kalbar jika ada).
Dalam rangkaian kegiatan operasi pasar ini, berbagai komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam disediakan dalam jumlah besar. Antusiasme warga di Singkawang, Bengkayang, Landak, hingga Mempawah terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Program ini dinilai tepat sasaran dan sangat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga sehari-hari di tengah tren kenaikan harga komoditas pangan.
Pemprov Kalbar terus mengupayakan agar distribusi kebutuhan pokok ini merata di seluruh wilayah. Harapannya, seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Barat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan tenang, tanpa bayang-bayang kekhawatiran akan kelangkaan stok pangan di daerah mereka.

0 Komentar