KAPUAS HULU — Masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air, tak terkecuali di wilayah Kapuas Hulu, berkesempatan untuk menyaksikan fenomena alam yang memukau malam ini. Fenomena Gerhana Bulan Total atau yang kerap dikenal dengan sebutan Blood Moon dipastikan akan menghiasi langit malam dan dapat dinikmati secara langsung.
Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), masyarakat tidak perlu khawatir saat mengamati fenomena astronomi ini. BMKG memastikan bahwa Gerhana Bulan Total kali ini sangat aman untuk disaksikan dengan mata telanjang tanpa memerlukan kacamata pelindung atau alat bantu optik khusus.
Puncak gerhana diprediksi akan berlangsung secara serentak dan dapat diamati dengan jelas jika kondisi langit cerah. Momen puncak jatuhnya bayangan bumi yang membuat bulan tampak berwarna merah darah ini akan terjadi pada pukul 18.33 WIB, 19.33 WITA, dan 20.33 WIT.
Mengantisipasi tingginya antusiasme warga yang mungkin akan berkumpul di titik-titik ruang publik atau lapangan terbuka untuk menyaksikan fenomena ini bersama-sama, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).
Warga yang memarkirkan kendaraannya diimbau untuk memastikan kendaraan dalam keadaan aman dan terkunci ganda guna mencegah potensi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, para orang tua juga diminta untuk tidak lengah dan terus mengawasi anak-anak mereka saat berada di tengah keramaian.
Fenomena Blood Moon sendiri terjadi ketika Bumi berada tepat segaris di antara Matahari dan Bulan. Atmosfer Bumi menyaring cahaya biru dari Matahari, sehingga hanya pendaran cahaya kemerahan yang berhasil menembus dan memantul di permukaan Bulan.

0 Komentar