KAPUAS HULU –Polsek Putussibau Utara kembali
mengetatkan pengawasan terkait distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di daerah
hukumnya. Kali ini, mereka bersinergi dengan beberapa satuan lain seperti Sat
Reskrim, Satuan Samapta, serta Sat Lantas Polres Kapuas Hulu. Pengamanan ini
berlangsung secara intensif di dua titik utama, yakni SPBU Pala Pulau dan SPBU
Putussibau Kota, pada hari Rabu (18/2/2026).
Kapolres Kapuas Hulu melalui Kapolsek Putussibau
Utara, AKP Jauhari, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sebenarnya merupakan
langkah preventif. Tujuannya memastikan penyaluran BBM bersubsidi sampai ke
sasaran yang tepat sekaligus menghindari gangguan Ketertiban dan Keamanan
Masyarakat (Kamtibmas).
"Hari ini kami melaksanakan pengamanan
terpadu. Personel dari Polsek Putussibau Utara tidak bertugas sendirian, mereka
mendapat dukungan penuh dari rekan-rekan Sat Reskrim, Sat Samapta, dan Sat
Lantas Polres Kapuas Hulu. Intinya sama, memastikan keamanan dan kelancaran
distribusi BBM bagi warga masyarakat," ujar AKP Jauhari saat ditemui di
lokasi kegiatan.
AKP Jauhari membeberkan bahwa pendekatan
pengamanan disesuaikan dengan karakter kerawanan masing-masing SPBU. Di SPBU
Pala Pulau, perhatian lebih diberikan pada penegakan hukum serta pencegahan
penyalahgunaan niaga BBM.
"Di SPBU Pala Pulau, anggota Sat Reskrim dan
Samapta memang kami tempatkan khusus untuk mengawasi antrean. Target utamanya
adalah menertibkan praktik pengisian dengan jerigen serta menindak keras
kendaraan yang memakai tangki modifikasi atau yang sering disebut 'tangki
siluman'. Ini kan memang kerap jadi keluhan warga," jelas sang perwira
dengan pangkat tiga balok emas tersebut.
Dia juga menambahkan, pemeriksaan dilakukan
dengan cara yang selektif, tapi tetap humanis agar bisa meminimalkan praktik
pelangsir yang berkontribusi pada kelangkaan BBM, terutama bagi pengguna
kendaraan umum.
Situasi agak berbeda terjadi di SPBU Putussibau
Kota. Mengingat letaknya yang memang di pusat kota dan ruas jalan yang cukup
padat, AKP Jauhari memerintahkan agar personel gabungan dari Polsek, Lantas,
dan Samapta lebih memprioritaskan kelancaran arus lalu lintas atau Kamseltibcar
Lantas.
"Kalau di SPBU Kota, kerawanan utamanya itu
kemacetan, karena antreannya sering keluar sampai menutupi jalan. Makanya,
anggota Lantas dan Polsek harus sigap mengatur kendaraan yang mau keluar masuk
agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain," ujar Jauhari.
Hingga siang hari di lokasi, kondisi di kedua
SPBU tersebut terpantau aman dan terkendali. Antrean kendaraan tertata dengan
rapi dan ketersediaan BBM mencukupi untuk kebutuhan warga setempat.
"Alhamdulillah, situasi kondusif. Kami juga
mengimbau masyarakat supaya tetap tenang. Tidak perlu terburu-buru membeli BBM
secara berlebihan dan selalu ikuti arahan petugas di lapangan demi kenyamanan
bersama," pungkas Kapolsek Putussibau Utara, AKP Jauhari.


0 Komentar